ANGGREK KHAS KABUPATEN KAPUAS

Repro  Anggrek Mantangai by subhan —
29 Juni 2010

 

Secara umum hutan Kalimantan adalah hutan hujan tropis. Dengan demikian tidak heran kalau di hutan-hutan semacam ini sangat banyak dijumpai flora dan fauna khas.

Salah satu kekhasan yang ada di Kalimantan, khususnya Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah adalah anggrek. Dan anggrek yang menjadi perbincangan hangat adalah anggrek yang secara lokal dinamakan Anggrek Mantangai.

Anggrek Mantangai ini  “sepal, petal dan bibir bunganya berwarna merah muda sampai ungu dengan sapuan keputih-putihan. Warna (semacam ini) melambangkan keromantisan, cinta dan kasih sayang. Warna universal ini adalah kesukaan banyak orang. Rangkaian kuntum bunganya sangat menawan, bersusun rapi, semarak dan semua seakan ingin tampil menampakkan pesonanya. Itulah sebagian pujian, sanjungan yang layak dialamatkan ke anggrek ini”.

Sudah tidak diragukan lagi, anggrek ini memiliki banyak keunggulan yang sulit tertandingi anggrek lain di kelasnya. Ia juga mudah di budidayakan, cepat berbunga, berbunga sepanjang tahun, selain banyak bunganya, pun dia mampu bertahan berbulan-bulan.

Dari segi kepopulerannya di Kalimantan Tengah, barangkali hanya anggrek ini yang mampu menandingi ketenaran si ekor tikus Paraphalaenopsis laycockii maskotnya Kota Palangka Raya.

Kabarnya harga anggrek ini pernah menembus angka diatas Rp. 5.000.000,- per pot, sungguh sebuah harga yang luar biasa untuk anggrek selevel dendro species di daerahnya sendiri.

Mengoleksi anggrek ini seakan merupakan lagu wajib  bagi penghobi di daerah ini. Itulah sang idola bagi masyarakat  Kalimantan Tengah “Anggrek Mantangai”.

Berdasarkan keterangan orang-orang yang memeliharanya, anggrek ini sesuai namanya berasal dari daerah kecamatan Mantangai, kabupaten Kuala Kapuas. Anggrek ini banyak dipelihara masyarakat setempat dan katanya anggrek ini banyak ditemukan di daerah Mantangai ini”.

Sementara menurut berita resmi PVT Pendaftaran Varietas Lokal  No. Publikasi : 068/BR/PVL/11/2007 dengan pemohon Bapak A. Teras Narang, SH., Gubernur Kalimantan Tengah, anggrek Dendrobium Mantangai mempunyai penyebaran geografis di Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Barito Selatan.

Diposkan oleh Syamsuddin Rudiannoor, S. Sos
About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di PARIWISATA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s