Dari Kuala Kapuas ke Pantai Cemara Labat

Teks dan foto oleh Syamsuddin Rudiannoor

Kabupaten Kapuas memiliki wilayah yang kaya potensi alam. Salah satu wilayah administrasi yang kaya itu adalah kecamatan Kapuas Kuala.

Berdasar surat tugas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Nomor 094/88/  DISPORA BUDPAR/VII/2011 tanggal 1 Juli 2011  dilaksanakan pendataan potensi alam dan budaya di kecamatan Kapuas Kuala selama 2 (dua) hari tanggal 4 – 5 Juli 2011 dengan rute Kuala Kapuas-Lupak-Pantai Cemara Labat (PP).

Diantara poin penting hasil perjalanan adalah :

Perjalanan dari Kuala Kapuas ke Lupak dan Pantai Cemara Labat dapat ditempuh dengan perjalanan darat (sepeda motor / mobil) dan sungai (speedboat / kelotok).

Perjalanan sungai mempergunakan speedboat memerlukan biaya lebih mahal dan waktu relatif singkat (1,5 – 2,5 jam) sementara mempergunakan kelotok biayanya lebih murah namun memakan waktu hingga 6 jam.

Kendala transportasi dengan perjalanan darat adalah jalan raya yang buruk.

Potensi alam sebagai kelebihan yang dimiliki kecamatan Kapuas Kuala dan dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata diantaranya:

a. Hamparan persawahan yang sangat luas di sepanjang tepian jalan raya.

b. Kelompok hutan galam yang luas di tepi-tepi sawah dan ladang masyarakat.

c. Vegetasi hutan bakau (mangrove) di belakang desa Cemara Labat berikut hutan nipah dan padang purun.

d. Banyaknya aliran sungai, anjir dan handel / kanal yang diwarnai aktivitas keseharian masyarakat merupakan modal dasar pengembangan wisata susur sungai.

e. Pantai Cemara Labat dan kegiatan harian nelayan di laut Jawa.

f. Adanya genangan air yang luas sebagai lahan tambak yang bisa dikembangkan menjadi arena wisata pancing.

g. Adanya habitat kera dan burung bangau dalam jumlah cukup besar.

h. Berkembangnya ladang masyarakat di belakang tanggul pantai Cemara Labat.

Adapun kelemahan mendasar yang harus diperhatikan apabila ingin mengembangkan daerah ini menjadi daerah tujuan wisata adalah:

a. Telah ada badan jalan yang cukup lebar sampai mendekati pantai Cemara Labat namun saat ini dipenuhi semak belukar karena tidak adanya perawatan.

b. Telah ada tiang-tiang listrik menuju desa Cemara Labat namun kurang perawatan.

c. Kondisi jalan raya pada umumnya rusak berat.

Dalam upaya memperjuangkan wilayah kecamatan Kapuas Kuala menjadi daerah tujuan wisata di kabupaten Kapuas sangat diperlukan  koordinasi antar dinas / instansi terkait pengembangan pariwisata  karena potensi yang ada sebagian menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perikanan, Dinas Kehutanan, Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Pertanian.


Pos ini dipublikasikan di PARIWISATA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s