Musim Buah 2011 Tembus Awal 2012

Musim buah tahun 2011 di Kalimantan Tengah yang berlangsung sejak Oktober 2011, ternyata terus berkelanjutan hingga Maret 2012. Dengan demikian musim buah tahun ini merupakan musim banjir buah-buahan yang panjang dan masa panen yang melimpah.

Aneka ragam buah lokal Kalimantan yang banyak ditemukan di pasaran adalah durian, cempedak, rambai, papaken/pampaan (durian merah), duku, langsat, manggis, kuini, rambutan, mangga, kapul /kepel dan lain-lain.

Kabupaten Kapuas sebagai penghasil terbesar buah cempedak, durian, rambutan dan kuini ternyata telah cukup banyak kehilangan buah-buahan khas khas daerah dan endemis Kalimantan yang dulunya cukup mudah dijumpai.

BERITA – lingkungan.infogue.com – menurunkan tulisan Buah-buahan Dari Hutan Kapuas Mulai Langka”  mengutip dari Antaranews.com menuliskan, “Buah-buahan hasil hutan yang bisa dikonsumsi warga pedalaman sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah saat ini mulai langka akibat pembabatan hutan”.

Diduga pembabatan dilakukan oleh sejumlah orang dari perusahaan sawit yang masuk di kawasan itu. “Padahal dulunya, warga kita yang ada di pedalaman sungai Kapuas hampir setiap setahun sekali bisa memakan buah-buahan hutan itu,” kata Pemerhati Budaya Adat Dayak Kapuas, Sulatin, di Kuala Kapuas, Senin.

Buah-buhan hutan yang bisa dimakan dan saat ini sudah jarang sekali ditemukan di hutan lain katanya tongkoi, rahung, durian tingang, embang, tanggaring, siwau, asem humbang, tangkuhis, enyak beruk, pampaken. Menurutnya, karena batang buah-buahan hutan tersebut sudah ditebang oleh sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit sehingga saat ini untuk mencari batang pohon buah tersebut di hutan sangat sulit.

“Ketika saya mencoba mencari buah-buahan itu, sekarang ini hutannya sudah tidak ada lagi karena hutannya sudah dibabat dan pohon buah-buahan itu sudah tidak ada lagi,” katanya.(*)

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s